BERITA TERKINIHukum dan KriminalLAMPUNGPolitikPringsewu

Kampanye Perdana ARINAL-NUNIK Di Pringsewu,Di Duga Beraroma Money Politik…

[su_animate type=”bounceInDown” duration=”0.5″ delay=”0.5″][su_highlight background=”#cf141c” color=”#f5f2f2″]Penalampungnews.com[/su_highlight] |[/su_animate]

Pringsewu|Jadwal Kampanye dialogis pasangan Arinal-Nunik di Kabupaten Pringsewu di laksanakan di tiga kecamatan yaitu di Pagelaran, Gadingrejo kabupaten Pringsewu, Kamis (1/3)

Di kecamatan Pekon Podoosoari Kabupaten Pringsewu pelaksanan kampanye dialogis yang merupakan kampanye perdana tersebut berlangsung di Jl. Perumnas pekon Podosari Kecamatan.

Di dampingi Tim Sukses serta Pengurus Partai pendukung seperti PAN, PKB dan Golkar pasangan Arinal-Nunik yang mendapatkan nomor urut 3 pada Pilgub Lampung meyapa langsung warga pekon Podosari yang sudah berkumpul dari pukul 1 siang.

Dalam orasinya Arinal yang datang tanpa di dampingi pasangannya mengatakan bahwa bahwa sektor pertanian akan menjadi skala prioritas dalam membangun Lampung kedepan.
” Pertanian merupakan salah satu skala prioritas, kedepan tidak ada lagi yang kesulitan dalam memenuhi kebutuhan bertaninya, pupuk dan obat-obatan pertanian akn menjadi perhatian serius, dan yang terpenting jika terpilih menjadi Gubernur lampung, setiap anak petani yang pintar dan berprestasi akan dijamin mensapatkan beasiswa masuk ke perguruan tinggi,” janjinya didepan 200 massa pendukungnya.

Namun sayangnya usai kampanye dialogis yang berakhir pukul 14.30 WIB itu di ciderai dengan dugaan money politik, di mana salah satu tim sukses membagi-bagikan amplop berisi uang kepada warga yang hadir dalam kampanye tersebut.

Tak pelak, peristiwa yang diketahui dan sempat divideokan oleh personel Panwascam menjadi perhatian massa, pada saat yang bersamaan ketua Panwascam Wiwit ferdiawan, S. Pd. mempertanyakan kepada orang yang membagikan amplop yang diketahui bernama Sri Murni hingga terjadi perdebatan.

Sri Murni menjelaskan bahwa amplop tersebut sebagai pengganti uang transport warga yang datang dalam acara kampanye dialogis tersebut.

” Ini hanya penganti uang transport, isinya hanya 20 ribu, jumlahnya ada 200 amplop, kalo ndak percaya silahkan lihat sendiri,” ucapnya sambil menunjukan isi amplop tersebut.

Di temui terpisah Ketua Panwascam Pringsewu Wiwit Ferdiawan, S.Pd mengatakan bahwa temuan panwascam saat kampaye dialogis pasangan Arinal-nunik akan diteruskan kepada Panwaskab Pringsewu.

” Kami Panwascam Pringsewu sifatnya hanya mengumpulkan alat bukti, sementara ini barang bukti yang ada berupa kupon dan video, yang menentukan apakah ini pelanggaran atau bukan itu ranahnya Panwaskab Pringsewu, begitu juga soal unsur pidananya Panwaskab lah yang menentukan,” jelas nya.

” Untuk jelasnya nanti kordinasi dengan Panwaskab Pringsewu,” tutupnya. (NA)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button