Aspirasi PublikBERITA TERKINILAMPUNGPENDIDIKANTulang Bawang

Murid BAHARI AL – ISLAM, Mencetak Generasi Yang Beriman dan Bertaqwa Dilandasi Oleh Ilmu dan Akhlak Yang Mulia

TULANG BAWANG (Pena Lampung) – Yayasan Pondok Pesantren BAHARI – AL ISLAM menggelar pelepasan muridnya angkatan yang ke VI Tahun ajaran 2018/2019 di halaman ponpesnya tepatnya di Jl. Cemara Komplek Pemda Kabupaten Setempat, Rabu (19/06/2019).

 

Beberapa siswa melantunkan ayat – ayat surat pendek Al-quran diatas panggung. (Dok : Eri)

Pelepasan siswa-siswi yang mengusung tema “Mencetak Generasi Yang Beriman dan Bertaqwa Dilandasi Oleh Ilmu dan Akhlak Yang Mulia” di hadiri oleh bupati Tulang Bawang yang diwakili oleh Asisten 1, Ahmad Suharyo, Kepala Dinas Pendidikan beserta jajarannya, Tokoh agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh pemuda.

KH. Abdul Wahit memberikan Piala ke puluhan Siswa-siswi berprestasi. (Dok : Eri).

Dalam sambutannya, Bupati Tulang Bawang Hj. Winarti yang diwakili oleh Asisten 1 berharap kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang selalu melakukan pengawasan dalam pengembangan di bidang TK dan PAUD agar tercipta generasi berakhlak mulia.

Ahmad Suharyo menyampaikan,”pengawasan dalam pengembangan TK dan PAUD dalam dinas pendidikan agar selalu terpantau sehingga terlahir generasi – generasi baru yang berpendidikan dan berakhlak mulia,”harapnya

Sementara itu, pemilik Pondok Pesantren Bahari Al – Islam menyampaikan ucapan terima kasihnya terhadap para Ustadz dan Ustadzah yang telah mendidik murid-muridnya.

KH. Abdul Wahid,”terima kasih kepada para ustadz dan ustadzah yang sudah mendidik siswa-siswa kami, semoga amal kalian dibalas dalam surga, kami juga terima kasih kepada bapak ibu yang sudah mempercayai anaknya untuk melakukan pendidikan dipondok kami dan tidak terasa sudah 1 tahun menjalani pendidikan disini,”ujarnya

Selain beri ucapan terima kasih terhadap Ustad dan Ustadzah, Pemilik Pondok Pesantren itu juga menyampaikan permintaan maaf mewakili para Ustadz dan Ustadzah yang dimana dalam melakukan Pendidikan tidak luput dari kesalahan.

Masih dikatakan KH. Abdul Wahit,”tentunya dari tuntunan tidak lepas dari kesalahan dan kami mohon maaf yang sebesar-besarnya, bapak ibu, yang penting putra putri ibu yang menjadi anak yang sholeh dan sholehah dan mendapat ilmu yang bermanfaat, berakhlak dan barokah,”tambahnya.(Eri/Adv)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button