BERITA TERKINILAMPUNGTulang Bawang Barat

Proyek Jaringan irigasi Milik Pengairan Dinas Provinsi,Diduga Gagal Kontruksi…

[su_animate][su_highlight background=”#cf141c”]Penalampungnews.com[/su_highlight][/su_animate]
Tulang Bawang Barat –Proyek Jaringan irigasi baru untuk persawahan,milik dinas pengairan provinsi yang baru selesai dikerjakan ditiyuh Bandar dewa, kecamatan Tulangbawang tengah, kabupaten Tulangbawang Barat diduga gagal kontruksi.
   Dari pantauan dilapangan ditemukan sudah ada bagian-bagian bagunan jaringan irigasi yang sudah rusak, dari yang  mulai retak hingga ada dugaan pengurangan polume dalam proses pengerjaan jaringan irigasi baru untuk persawahan tersebut.
  Hal ini juga dibenarkan oleh warga setempat yang tidak ingin disebutkam namanya mengatakan, “pada saat pengerjan tersebut tidak memakai plang nama proyek, dan yang lebih parahnya lagi jaringan irigasi itu sudah mulai rusak, cobalah lihat saja sudah pada retak, bagaimana kalau musim penghujan datang, apakah mempu nanti untuk bagus kalau sudah dilewati air.kata warga pada awak media. Jumat (27/10).
  Dan tidak hanya itu, adanya dugaan pengurangan volume juga terlihat jelas, karana pada hasil rapat itu sudah jelas kalau panjangnya 125 meter, lebar 1,5 meter, dalamnya 1meter dan dasar lantainya 1meter, tapi kayaknya itu tidak sama dengan bangunan jarian irigasi tersebut, coba aja diukur biar jelas, “jelas salah satu warga.
  Ditempat terpisah Ramsi pegawas dilapang menjelaskan,” bahwa semua pengerjaan jaringan irigasi baru untuk persawahan itu sudah sesui dengan rap yang ada, kalau kita mau banding-bandingkan masih bagus pengerjaan ini dari pada pengerjaan milik dinas Pekerjaan Umum Tubaba, “tegasnya.
   Dan untuk masalah dana, dalam proses pembuatan jaringan irigasi baru untuk persawahan itu dari pekerjaan umum provinsi itu sebesar 178 juta kurang lebihnya segitu,” terang Ramsi.
(Erwan)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button