BERITA TERKINILampung Barat

PT.PLN Persero Lambar Abaikan Resiko Terburuk Yang Diterima Masyarakat.

Lambar_PT PLN Persero Lampung Barat di duga melakukan Pembiaran terhadap Kondisi Kabel arus Listrik yang menggunakan Kayu Hidup sebagai tiang penyanggang,bahkan terlihat adapula yang menggantung sampai ke tanah.hal ini tentu sangat beresiko terhadap warga sekitar.

Keberadaan Listrik PLN sangat di butuhkan oleh seluruh masyarakat di indonesia khusus nya di Kabupaten Lampung Barat Kecamatan Batu Ketulis Pekon Batu Kebayan pemangku Tata Karya.

Namun tidak sesuai dengan resiko yang di terima masyarakat terhadap keamanan listrik tersebut, pasal nya sampai saat ini kabal listrik sepanjang kurang lebih 1 KM yang terletak di pemangku Tata Karya Pekon Batu Kebayan tersebut masih menggunakan Kayu atau tumbuhan yang hidup sebsai penopang nya.

Hal ini sangat di keluhkan oleh masyarakat sekitar yang enggan di sebutkan nama nya ketika di minta tanggapan oleh awak media Selasa, 06 Juli 2021 mengatakan bahwa masyarakat di sekitar ini sangat khawatir dengan kondisi kabal listrik tersebut “kami sangat khawatir pak dengan kondisi kabal tersebut karena anak-anak kami terkadang suka bermain di luar khawatir ter sentuh anak-anak dan kami juga sangat khawatir jika musim hujan karena takut petir”. Imbuhnya

 

Masih menurut masyarakat ” ada 7 warga yang sudah membayar sampai dengan Rp. 8.000.000,- ( delapan juta rupiah ) untuk pembelian Kabal tersebut namun sampai saat ini masih belum di lakukan pemasangan, Untuk itu masyarakat berharap pihak PLN atau Pemerintah dapat segera mengganti Tiang Listrik PLN kami ini dengan Tiang yang layak supaya kami masyarakat tidak khawatir lagi”. Imbuhnya

 

Sementara itu Peratin Batu Kabayan Murtoyo menerangkan bahwa Pemerintah pekon sudah sangat memperhatikan kondisi tersebut namun tidak dapat berbuat banyak karena kewenangan ada di PT PLN sehingga pemerintah pekon berharap kepada Pihak PLN agar dapat segera mengganti dengan Tiang listrik yang layak untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan.

“Kami pemerintah Pekon sudah beberapa kali di dalam musrenbang mengusulkan perbaikan tiang, namun sampai saat ini belum juga di realisasi kan sedangkan kami tidak di perbolehkan menggunakan dana desa jalur tersebut di gunakan oleh 25 rumah atau kepala keluarga, untuk itu sebelum adanya korban akibat tersetrum di kabal tersebut kami minta pihak PLN segera mengganti dengan tiang yang layak”. Imbuh peratin.

(Yd)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button