BERITA TERKINILAMPUNGPringsewu

Swadya Murni Maulid Nabi di Dusun Tirtasari Berlangsung Meriah

PenalampungNews.com, Pringsewu – Untuk lebih mengenal sosok Rasulullah SAW, Sabtu malam Minggu tanggal 16 Desember 2017 Panitia Peringatan Hari-hari Besar Islam (PHBI) Dusun Tirtasari Pekon Sukaratu Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H sekaligus dengan Khataman Santri dari asuhan Ustad Faturrahman, Acara Maulid diselenggarakan di Masjid Al-Hikmah yang ada di dusun Tirtasari.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut dihadiri oleh seluruh lapisan masyarakat Dusun Tirtasari maupun jemaah dari Pekon tetangga yang beramai-ramai datang untuk memenuhi undangan acara tersebut, juga 45 Santri Khataman TPQ Al-Hikmah, Kepala Pekon Sukaratu, Kadus Tirtasari, Imam Masjid dan Tokoh Masyarakat yang ada di dusun Tirtasari Pekon Sukaratu.

Dalam sambutannya, Ketua PHBI sekaligus Kadus Tirtasari Bambang Irawan menyampaikan semoga dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kita bisa meneladani sifat dan sikap Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari dan menjadikan Rasulullah sebagai contoh tauladan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Dengan adanya acara Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, harapanya mencetak generasi muda yang Shidiq, amanah, Fatonah, tabligh dan berakhlak mulia guna meneruskan dan menciptakan Pringsewu bersahaja”kata Bambang.

Bertindak sebagai penceramah Ustad KH Fadlun Haryanto dari Pringsewu. Dalam ceramahnya menyampaikan ada 4 sifat pokok Rasulullah yang harus kita teladani yaitu siddiq, amanah, tabligh dan Fathonah sesuai dengan tema yang tercantum dalam Banner.

“Siddiq artinya benar. Benar adalah suatu sifat yang mulia yang menghiasi akhlak seseorang yang beriman kepada Allah dan kepada perkara-perkara yang ghaib. Rasulullah SAW tidah pernah berbohong, menipu dan sebagainya.”

“Amanah artinya dapat dipercaya. Rasulullah tidak akan pernah mengecewakan orang yang pernah menitipkan suatu amanah kepadanya. Beliau akan menjaganya dengan sepenuh hati. Oleh karena itulah beliau juga diberi gelar “Al-Amin” artinya terpercaya.”

“Tabligh artinya menyampaikan. Segala firman Allah SWT yang ditujukan kepada manusia, disampaikan oleh Baginda Rasulullah SAW. Tidak ada yang disembunyikan walaupun wahyu itu menyinggung Baginda sendiri.”“Fathonah artinya bijaksana. Rasulullah adalah contoh sosok yang bijaksana dalam segala hal. Dalam mengambil keputusan, beliau tidak akan berat sebelah. Sosok seperti inilah yang sangat sulit kita temui dimasa sekarang ini.”

Sebagai penutup,  menekankan pentingnya kejujuran dalam hidup. “Jika kita jujur, maka akan banyak teman yang menyayangi kita. Jujur adalah kunci kesuksesan”, pungkasnya.

Saat dikonfirmasi Ketua PHBI sekaligus Kadus Tirtasari setelah usai acara kepada Media penalampungNews.com, mengatakan bahwa acara yang diselenggarakan adalah murni hasil dari swadaya masyarakat dusun Tirtasari dengan hasil musyawarah dan kemufakatan, artinya masyarakat Dusun Tirtasari sepakat menyisihkan sedikit Rizqinya dengan sukarela demi terselenggaranya acara tersebut.

Namun sangat disayangkan oleh Bambang terhadap Pemerintah Pekon Sukaratu yang tidak bisa memberikan bantuan  demi terselenggaranya acara tersebut, sedangkan saat ini Pemerintah Pekon mengelola Dana Desa yang jumlahnya sangat besar, sedangkan acara yang diselenggarakan adalah bentuk dari keagamaan termasuk dalam kategori Pembinaan dan Pemberdayaan Masyarakat

“Kegiatan besar seperti ini sama sekali tidak ada bantuan Dari Angaran Dana Desa, padahal di bidang keagamaan uangnya besar tapi gak tahu peruntukannya kemana tidak jelas, sudah 3 Tahun Dana Desa turun acara seperti ini belum pernah tersentuh, jadi kegiatan ini Murni swadaya wali santri dan masyarakat Dusun Tirtasari”pungkasnya Bambang.(NA)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button