BERITA TERKINILAMPUNGPringsewu

TOKOH AGAMA DITEGUR WARGA, DIDUGA BERPRILAKU TIDAK WAJAR

PRINGSEWU (PL) -Beberapa minggu terakhir, isu tidak sedap menjadi topik pembicaraan warga perumnas Pekon Podosari Kecamatan Pringsewu. Beredar kabar bahwa salah satu tokoh pemuka agama yang juga sebagai kepala Kantor Urusan Agama (KUA) diduga berprilaku tidak pantas. Karena sudah berulang kali dilakukan, hingga akhirnya beberapa warga memberanikan diri untuk memberikan teguran atau peringatan kepada tokoh pemuka agama tersebut, Senin (18/2)

Salah satu warga Gang 1 RT.1/RW.3 Dusun Podosari 3 Pekon Podosari, Ardan kepada media ini mengatakam bahwa dirinya bersama 3 warga yang lain termasuk kepala dusun 3 Podosari saat itu sengaja mendatangi rumah milik pasangan OJ/RS untuk Memberikan teguran kepada Nasruddin, S.Ag pada saat itu tengah berkunjung, padahal OJ suami dari RS sedang tidak ada ditempat, Selasa, (26/2)

” Alasan kami jelas pak, waktu itu saya diminta warga khususnya di gang 1 ini untuk memberikan teguran kepada beliau (Nasruddin.red), karena sudah sering berkunjung dirumah ibu RS disaat sang suami (OJ) sedang tidak di rumah, wajar bila kami curiga, warga measa risih dengan prilaku yang menurut kami kurang pantas maka kami didampingi kadus memberikan teguran tersebut, ” jelas Ardan

Hal senada disampaikan Nurpendi, yang rumahnya berdampingan dengan rumah pasangan OJ/RS.

” Hal ini sudah lama berlangsung, saat kejadian itu, sekitar pukul setengah 5 sore, OJ (suami RS) tidak ada dirumah, ketika kami datangi, pak Nasrudin berada di ruang tamu, terlepas mereka tidak melakukan hal yang negatif, masing-masing kan sudah berkeluarga dan bukan muhrim, yang jelas kami memberikan teguran agar hal yang menurut kami kurang pantas ini tidak kembali terulang, apalagi dia adalah pemuka agama,,” paparnya.

Saat ditemui di ruang kerjannya, Nasruddin membenarkan adanya teguran oleh warga, namun membantah tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

“Memang ada teguran dari warga, tetapi menurut saya itu tidak lebih dikarenakan sentimen pribadi, baik OJ/RS sudah saya anggap adik saya, setiap kesana terlebih dahulu saya telpon OJ, memang saya lebih dahulu sampai dirumahnya, sama-sama pulang kerja, sesampai dirumahnya jika RS sendirian maka saya hanya duduk di teras rumah, tapi jika ada orang lain, saya berani masuk dan itu pun sebatas ruang tamu, jika tidak percaya tanyakan langsung kepada yang bersangkutan mas,” bantahnya. (Novi Antoni)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button